Islam merupakan agama yang sempurna. Dalam kesempurnaan agama Islam terdapat berbagai perangkat syariat yang mengatur urusan manusia. Mulai masalah pernikahan baik pernikahan seagama ataupun pernikahan beda agama sampai pada masalah urusan keluarga dan anak.

Urusan keluarga perihal pendidikan dalam keluarga, pemenuhan nafkah, sampai hukum istri keluar rumah semua ada dalam khasanah keilmuann Islam. Dan pembahasan hukum istri keluar rumah merupakan pembahasan yang menarik terutama di jaman modern sekarang ini.

Pemahaman keluar dalam perkara istri keluar dari rumah ada dua pengertian. Yang pertama adalah istri keluar dari rumah untuk keperluan tertentu dan istri keluar dari rumah dalam artian bekerja. Sehingga antara keluar dari rumah karena bekerja dan keluar dari rumah karena suatu keperluan ada perbedaan dalam durasi waktu dan jauh dekatnya.

Hukum Istri Keluar Rumah
Keharmonisan akan tercapai jika mentaati syariat dalam membina keluarga. Sumber unsplash

Hukum asal istri keluar rumah

Hukum asal istri adalah mengurusi rumah tangga, artinya ia difoluskan untuk senantiasa dirumah mengurusi segala urusan di dalam rumah seperti memasak, mencuci, membersihkan rumah dan sebagainya. Dan itu merupakan kodrat dari kaum wanita.

Selain itu Allah juga berfirman agar istri senantiasa menjaga kehormatannya dengan tidak melakukan tabarruj diluar rumah. Tabarruj sendiri adalah mempertonkan kepada laki-laki lain segala sesuatu yang hendaknya dijaga atau yang seminimal mungkin diperlihatkan, misal paras atau wajah. Allah berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

Tetaplah tinggal di rumah kalian, dan jangan melakukan tabarruj seperti tabarruj jahiliyah yang dulu. (QS. Al-Ahzab: 33)

Dari ayat diatas dijelaskan bahwa larangan wanita untuk sering keluar rumah dengan alasan yang tidak penting karena tipikal dari wanita adalah ketika sering keluar rumah maka dikhawatirkan tanpa terasa akan terjadi tabarruj (pamer) kepada yang lain, terutama kaum laku-laki asing.

Istri keluar dari rumah untuk menuntut ilmu

Sedangkan untuk keluar rumah dengan urusan yang penting diwajibkan untuk meminta ijin kepada suami terlebih dahulu. Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا اسْتَأْذَنَكُمْ نِسَاؤُكُمْ بِاللَّيْلِ إِلَى الْمَسْجِدِ فَأْذَنُوا لَهُنَّ

Apabila istri kalian meminta izin kepada kalian untuk berangkat ke masjid malam hari, maka izinkanlah. (HR. Ahmad 5211, Bukhari 865, dan Muslim 1019)

Maka jika istri berkeinginan untuk pergi ke masjid meskipun malam hari akan dibolehkan selama ada ijin dari suami. Selain itu bepergian ke majelis ilmu juga di perbolehkan atas ijin suami karena menuntut ilmu itu wajib bagi laki-laki dan perempuan sebagaimana dalil dibawah ini.

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir no. 3913)

Menuntut ilmu itu wajib bagi Muslim baik laki laki maupun perempuan. Ketika sudah turun perintah Allah yang mewajibkan suatu hal, maka hendaknya ditaatinya hal ini sesuai dengan firman Allah Ta ‘ala:

 إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُون

Sesungguhnya ucapan orang-orang yang beriman apabila diajak untuk kembali kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul itu memberikan keputusan hukum di antara mereka hanyalah dengan mengatakan, “Kami mendengar dan kami taat”. Dan hanya merekalah orang-orang yang berbahagia.” (QS. An-Nuur : 51).

Istri keluar dari rumah untuk bekerja

Ajaran Islam yang sempurna ini telah mengatur bahwa suami adalah kepala keluarga, sehingga dialah yang bertanggungjawab mencari nafkah dalam keluarga. Sebagaimana dalam firman Allah :

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ

Para lelaki (suami) itu pemimpin bagi para wanita (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (yang lelaki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (yang lelaki) telah memberikan nafkah dari harta mereka” (QS. An-Nisa: 34).

dan pada ayat yang lain Allah juga menyinggung agar istri senantiasa dirumah.

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ

Hendaklah kalian (para istri) tetap di rumah kalian” (QS. Al-Ahzab:33).

Imam Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini sebagai berikut : “Maksudnya, hendaklah kalian (para istri) menetap di rumah kalian, dan janganlah keluar kecuali ada kebutuhan. Termasuk diantara kebutuhan yang syar’i adalah keluar rumah untuk shalat di masjid dengan memenuhi syarat-syaratnya” (Tafsir Ibnu Katsir, 6/409).

Akan tetapi ada dalil lain uang menyuruh kita untuk bekerja dan ini merupakan dalil untuk umum artinya untuk yang laki-laki maupun perempuan.

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

Katakanlah (wahai Muhammad), bekerjalah kalian! maka Alloh, Rasul-Nya, dan para mukminin akan melihat pekerjaanmu“ (QS. At-Taubah:105)

Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa wanita keluar rumah untuk bekerja diperbolehkan selama sesuai dengan syariat yang mengatur yaitu :

  • Senantiasa menjaga akhlak, pandangan dan juga perkataan.
  • Menutup aurat dan ucapan wanita yang gemulai adalah aurat.
  • Tidak menimbulkan fitnah.
  • Bekerja pada lingkungan yamg syar’i.
  • Tidak melalaikan tugas utama sebagai seorang istri.
  • Ada restu dari suami.
Hukum Istri Keluar Rumah
Tugas istri yang utama adalah mendidik anak, bukan bekerja. Sumber unsplash

Kesimpulan

Sebagai bentuk tanggungjawab istri kepada suami adalah mendapatkan restu atau ijin ketika istri keluar rumah. Memang dalam Islam telah diatur sedemikian rupa agar tercipta suasana yang harmonis dan juga menempatkan segala sesuatu sesuai dengan kodratnya.

Demikian ulasan mengenai tanggung jawab istri kepada suami dalam hal ijin keluar rumah. Semoga ketika kita membangun keluarga yang merujuk kepada syariat Allah akan senantiasa dimudahkan. Dan dari undangan digital Jogja memberikan artikel ini agar menjadi pembelajaran bersama. Semoga bermanfaat.