Islam hadir sebagai solusi kehidupan manusia. Baik itu solusi mengenai hubungan ketuhanan, hubungan manusia dengan diri sendiri maupun hubungan sosial dengan orang lain. Dan fikih dalam agama Islam telah diatur sedemikian rupa agar mudah dipahami oleh kaum muslim termasuk persoalan yang akan dibahas pada artikel ini yaitu mendidik anak perempuan baligh secara Islam.

Mendidik Anak Perempuan Baligh
Anak perempuan harus di pahamkan tentang agama sejak baligh sehingga ketika dewasa ia sudah paham tentang posisinya sebagai perempuan muslimah. Sumber Unsplash

Anak merupakam aset masa depan yang harus dijaga dan benar-benar dipoerhatikan pertumbuhannya. Dengan berbagai kemajuan teknologi dan juga bertambah kompleksnya permasalahan hidup bukan berarti peradaban manusia menjadi tambah maju. Bisa jadi peradaban malah menjadi semakin mundur seiring bertambahnya masa.

Hal ini bisa terjadi jika para orangtua sudah tidak peduli lagi dengan perkembangan putra-putrinya. Pola hidup kapitalistik dan sekuler menambah berat beban orangtua dalam mendidik anaknya. Apalagi jika orangtua terutama figur ibu tidak serius dalam mendidik anaknya dan malah sibuk menumpuk materi maka akan memperparah keadaan. Itulah mengapa mendidik anak perempuan baligh secara Islam sangat diperlukan pada masa sekarang.

Mendidik anak perempuan baligh secara Islam yang harus diperhatikan

Ada beberapa langkah yang sangat penting ketika mendidik anak perempuan baligh secara Islam dalam keluarga. Dan perlu dicatat bahwa memberi nafkah istri adalah tanggung jawab suami, begitu pula nafkah untuk anak. Dan tugas mendidik anak baik anak perempuan ataupun laki-laki adalah tanggung jawab suami dan juga istri jadi bukan serta merta tanggungjawab istri saja meskipun untuk pendidikan dirumah diutamakan dipegang oleh istri.

Belajar agama dari kecil lebih baik untuk anak anda. Sumber Unsplash

Memberikan pemahaman

pada awal usia baligh berikan anak pemahaman agama terutama dalam hal aqidah dan pola pikir Islami. Ketika anak perempuan sudah memiliki pola pikir Islami mereka akan paham bahwa mereka sudah mukallaf, artinya sudah mendapatkan beban syariat yang harus ditaati dari Allah Subhanahu wata’ala.

Dalam memberikan pemahaman kepada anak hendaknya disampaikan dengan lemah lembut. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

Tidaklah kelemahlembutan ada pada sesuatu kecuali akan menghiasainya dan tidaklah dicabut darinya melainkan akan memperjeleknya ” (HR. Muslim 2594 dari ‘Aisyah radhiallahu’anha)

Jangan sampai anak kita tergadai aqidahnya karena ketidakpedulian orang tua akan kekuatan aqidah anak. Kita bisa melihat kasus pernikahan beda agama yang marak karena kurangnya pemahaman agama padahal hal itu dilarang oleh syariat agama.

Memastikan beribadah

Terkadang pemahaman saja tidak akan efektif. Maka sebagai orang tua tentu harus memastikan anak yang sudah baligh dalam segala aktifitasnya untuk tidak melanggar hukum syariat dan dipastikan selalu melaksanakan ibadah wajib. Rasulullah sendiri memberikan penjelasan dalam suatu hadits.

“Perintahkanlah anakmu shalat pada usia tujuh tahun dan pukullah dia karena (meninggalkan)nya pada usia 10 tahun dan pisahkan tempat tidur mereka.”(HR. Abu Daud no 495 dengan sanad hasan)

Karena pentingnya ibadah terutama sholat, sampai-sampai Rasulullah memberikan perintah sholat dengan tegas kepada anak-anak kaum muslim pada usia 10 tahun. Dan memerintahkan dipukul ketika anak membangkang. Akan tetapi cara memukul juga harus diperhatikan. Rasulullahshallallahu’alaihi wasallam bersabda,

Jika salah seorang diantara kalian memukul saudaranya maka hendaknya dia menghindari memukul wajah.” (HR. Muslim 2616 dari Abu Hurairah secara marfu’).

Menutup aurat

Dalam islam pakaian untuk wanita juga sudah diatur. Allah mengatur busana untuk muslimah pada Al Qur’an.

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ ِلأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ

Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang Mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. (QS al-Ahzab : 59)

Seperti halnya dalam perintah solat, Syaikh Ali al-Shabuni dalam Rawa’iul Bayan menjelaskan bahwa orang tua dianjurkan untuk mendidik anaknya agar menutup aurat, khususnya perempuan, pada saat mereka berumur sepuluh tahun. Maka ketika umur anak sudah sepuluh tahun suruhlah mereka untuk berhijab dan menutup auratnya.

Menjaga kehormatan

Perempuan di dalam Islam sangat dihormati. Penjagaan kehormatan perempuan dalam Islam yang bisa kita lihat adalah adanya pemisahan laki-laki dan perempuan dalam pernikahan konsep syar’i. Selain itu dalam bertingkah laku seorang perempuan muslim harus mengutamakan rasa malu. Rasulullah telah bersabda dalam suatu hadits :

Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Pada dalil diatas memberikan gambaran bahwa tingkah laku dan juga penampilan kaum perempuan harus benar-benar dijaga. Jangan sampai mengundang syahwat dari kaum laki-laki.

Cara mendidik anak laki-laki berbeda dengan anak perempuan terutama saat menginjak baligh. Sumber Unsplash

Mengutamakan diskusi jika ada masalah

perempuan terutama pada saat remaja adalah masa peralihan antara anak-anak ke masa dewasa. Oleh karena itu sebagai orang tua bersikaplah bijak. Jangan menganggap mereka seperti anak-anak. Pengarahan harus diberikan agar tidak menyimpang. Dan juga jangan dianggap seperti orang dewasa dengan memberikan kepercayaan berlebih kepada anak.

Apabila terdapat permasalahan maka utamakan untuk berdiskusi dengan orangtua terutama ibu. Biarkan mereka mengungkapkan keluh kesah, kekesalan atau mengutarakan permasalahan yang dihadapi. Komunikasi yang baik adalah kunci sukses dalam mendidik anak.

Demikian penjelasan tentang mendidik anak perempuan baligh secara Islam. Dengan segala sesuatunya kita landaskan kepada syariat agama maka diharapkan akan mendapat hasil yang diridhoi Allah Ta’ala. Jangan lupa membaca artikel lainnya dari undangan digital Jogja yang mungkin bermanfaat untuk anda. Terima kasih.